di jalan


seringkali jika dalam perjalanan di saat sore atau malam, dari dalam kendaraan, bus atau kereta, saya melihat jajaran rumah dan bertanya dalam hati, “Penghuni rumah itu sedang apa ya?” saya membayangkan sebuah keluarga bekumpul di ruang tengah, selepas lelah menempuh hari di tempat kerja dan sekolah, sudah pada bersih mandi. Barangkali sedang makan bersama. Atau menonton televisi. Atau sekadar berbincang. Dan dari dalam kereta yang melaju saya terus menerka, tanpa pretensi apa-apa, sedang apa mereka di dalam situ. Jika dilihat dari titik yang sedang bergerak semisal bus atau kereta, pemukiman nyaris tak beda dengan tiang-tiang listrik atau jajaran pohon di pinggir jalan. Namun ada yang lebih; ia menyiratkan aktivitas manusia melalui teras, pot-pot tanaman, dan warna gorden. Jejeran rumah-rumah itu mengkilaskan kehidupan yang di dalamnya bergerak, walaupun dari dalam kendaraan yang melaju ini, semua hanya sekilas. Saya kadang-kadang menolak untuk keasyikan menikmati tindakan ini. Melengos atau berlagak prihatin dengan tata ruang pemukiman-pemukiman itu. Namun selalu saja ada yang menggelitik di hati: Pulang. Entah kemana.

2 Responses to “di jalan”


  1. 1 rizkie Maret 21, 2010 pukul 12:14 pm

    lumayan bagus jg mas topeng2`y…..

    dijual g mas?
    harga`y brp?

    alamat`y dmn?

    trima kasih….
    n sukses selalu….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Penanggal

Februari 2010
S S R K J S M
« Feb   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

%d blogger menyukai ini: