Petani dan Air alias Kedaulatan Petani atas Sumber Daya Air adalah sebuah video dokumenter produksi Research Education Alternative Dialogue (READ) Yogjakarta tahun 2002. Video ini menggambarkan berbagai persoalan ketersediaan dan kualitas air untuk pertanian di beberapa tempat di Jawa.
Video Petani dan Air didominasi oleh berbagai kesaksian dari para petani dan buruh tani mengenai problem pengairan; dari mulai tercemarnya air untuk sawah (di Cilegon-Banten), ancaman privatisasi sumber mata air (Sumedang dan Klaten), kerusakan sungai akibat eksploitasi pasir (Subang dan Bandung), kekurangan air karena kebijakan distribusi yang tidak menguntungkan petani (Purwokerto), sampai masalah bendungan yang kering padahal semestinya jadi penyedia air di saat kemarau (Wonosobo).
Pada bagian lain di video ini juga diceritakan tentang pentingnya petani berserikat agar dapat merebut kedaulatannya.

————————–

Impian Andre Phillips adalah film pendek independent produksi Komunitas Perfilman Intertekstual (KoPI) Bandung.

Dilatarbelakangi oleh kasus-kasus penculikan para aktivis di Indonesia, film ini menggambarkan proses “ketersiksaan personal” Andre Phillips saat diculik.

Menurut saya sebagai penulis cerpen yang “difilmkan” ini,  film ini dapat merepresentasikan gagasan “tersiksa” tokoh utama dengan intensitas frame dan durasi shot-shot yang lebih panjang dari film yang biasa ditonton di televisi. Indie, euy.

————————-

Petani Salak Sibetan adalah dokumenter pendek tentang suatu hari di Banjar Sibetan, Bali yang mayoritas penduduknya adalah petani salak.

Beberapa soal muncul diungkap warga seperti harga salak yang murah dan pentingnya membuat berbagai produksi olahan berbahan salak.

—————————-

Kamal adalah video dokumentasi yang menceritakan kesaksian warga kampung Kamal Jakarta dalam melakukan perjuangan menuntut dibangunnya jembatan yang menghubungkan mereka dengan warga lain yang terpisah oleh jalan tol Cengkareng. Video ini adalah produksi INVOLVEMENT (Indonesian NGO Voluntary for Social Movement).

——————————

Di Banjar Kami Belajar menggambarkan fungsi bale banjar di Bali sebagai tempat berbagai kegiatan masyarakat, seperti yang diceritakan dua gadis dari sebuah desa di Karanganyar.

————————–

Bukan Kartini merupakan film yang istimewa bagi saya. Ini momen dimana saya belajar bahwa membuat film tidak sekedar jadi beban sutradara melainkan juga produser. Keputusan-keputusan produksi amat berpengaruh pada estetika dan tata laksana film itu dibuat. Bukan Kartini menggambarkan tiga perempuan pedagang yang berada di satu pasar tradisionil. Mereka bercerita tentang aktivitas ekonomi dan sosialnya.

—————————–

Tenda Untuk Rakyat dibuat sebagai film dokumenter mengenai kerja-kerja Tandabaca, sebuah komunitas kreatif, dalam menghimpun dan menyalurkan bantuan bagi korban gempa Jogja 2006. berbagai persoalan sosial yang mengiringi pemulihan kondisi masyarakat korban gempa dijumpai oleh para sukarelawan yang kebanyakan penulis itu.

——————————————-

Jurnal Video Tandabaca terdiri atas sekitar 40 judul video pendek yang dibuat tim dokumentasi Tandabaca di 5 dusun di wilayah yang terkena gempa Jogja 2006. Dibuat dalam waktu sekitar 6 bulan, video-video itu dibuat dengan beberapa style dengan berdasarkan peliputan yang sederhana dan singkat.

———————————–

Jejak Air di Kampungku berisi obrolan sambil jalan-jalan anak-anak di Dusun Kedungpoh Lor Gunung Kidul dengan orang tua. Mereka berbincang tentang kondisi air di kampungnya.

0 Responses to “Catatan Video”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Penanggal

Desember 2016
S S R K J S M
« Jan    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

%d blogger menyukai ini: